Untuk menjadi Expert, kita wajib meluangkan waktu untuk belajar
mulai dari dasar. Hanya di STEKOM Soppeng yang mempelajari ilmu
Teknik Komputer dan Robotika mulai dari Dasar.
Para siswa akan belajar tentang bagaimana sebuah Sistem Komputer bekerja. Mulai dari mengenal
Sistem Hardware (Perangkat Keras) dan Sistem Software (Perangkat Lunak), dengan
memperkenalkan Perangkat Keras yang ada di dalam sebuah komputer seperti Main Board, Processor, Hardisk
memori, dll..Perangkat Lunak seperti BIOS, Operating Sistem dan Aplikasi
Berlanjut dengan memperkenalkan dan mempelajari Teknik Dasar Robotik.
Setelah mempelajari bagaimana sebuah komputer bekerja maka siswa akan diajak memahami
bagaimana sebuah Sistem Robotik bekerja, karena Robot adalah Bentuk Lain dari Komputer.
Mempelajari Hardware Robotik yang paling umum yaitu Mainboard Arduino
Diharapkan siswa akan mengerti bagaimana sebenarnya sebuah sistem robotik bekerja,
mulai dari Tegangan Sumber dan Mengendalikannya untuk dipakai sebagai Tegangan Keluar dan Masuk.
Mengenal Tempat-Tempat dimana Tegangan bisa dikeluarkan dan dimasukkan (Port).
Belajar Robotik sangatlah menyenangkan, dalam artian belajar Robotik adalah Belajar dengan Bermain.
Bisa dijamin bahwa Tidak ada pelajaran di sekolah semenarik belajar Robotik...
Kalau ada yang bertanya : Level apa yang paling tinggi dalam Ilmu Komputer ?
"Hacker.. " ya itulah dia sebutan yang paling Fenomenal untuk seorang yang dianggap
paling jago komputer, dan hacker itu sebenarnya adalah Programmer. Secara umum Programmer adalah seseorang
yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan komputer melalui perangkat lunak, atau seseorang yang bisa
berkomunikasi dengan komputer dan mengendalikan komputer tersebut.
Pada Level ini para peserta siswa-siswi akan belajar bagaimana cara berkomunikasi dengan Arduino, lalu
memberikan perintah-perintah agar Arduino melakukan sesuatu sesuai dengan yang diinginkan. Disinilah
dimulai nya bersenang-senang menyuruh Arduino melakukan apapun yang diinginkan. Permainan Pertama adalah
bermain menggunakan Lampu LED. Peserta siswa-siswi akan diminta untuk mengendalikan Lampu LED untuk
menyala dengan tampilan / animasi tertentu, seperti menampilkan Lampu LED yang berjalan ke kiri,
berjalan ke kanan, atau tampilan animasi lampu lainnya. Selain menggunakan Lampu LED tentu saja akan
banyak perangkat lainnya yang menarik yang akan dikendalikan.
Pada Level ini, para peserta siswa-siswa mulai membuat Project.
Secara sederhananya kita akan membuat sebuah komputer versi kita sendiri, kita akan memilih
Main Board / Mother Board atau Mobo kita sendiri, dan mulai saat ini kita akan mengenal Board yang
bernama Arduino Board, sebagai Main Board kita. Selanjutnya Arduino ini akan menjadi "Teman Dekat" kita,
karena kita harus memberikan perhatian penuh, yang harus kita pahami dan mengerti cara "Berkomunikasi" dengannya.
Berkomunikasi artinya tentu saja kita harus menggunakan bahasa komunikasi yang dimengerti oleh Arduino.
Selain perhatian dan berkomunikasi, kita juga harus ngerti juga bagaimana si Arduino ini bekerja dan tentu saja
bagaiamana caranya menyuruhnya bekerja. Pada posisi ini kita adalah Programmer, Yah kemampuan programmer sudah
kita pelajari di Level 2. Setelah bisa bicara dengan si Arduino ini selanjutnya kita belajar mengenal "Sensor".
Kalau Arduino sendiri bagaikan Jantung dan Otaknya Robot maka "Sensor" adalah layaknya "Panca Indera" nya Robot,
walaupun tentu saja sensor ini tidah hanya 5 (panca), tapi yah kira-kira begitulah. Nah selanjutnya satu per satu
kita akan mempelajari cara bekerja dan Manfaat dari setiap sensor ini. Disinilah kita nanti akan banyak
mendapatkan tantangan dan kesenangan dalam menguasai keterampilan Robotik ini.
Sensor adalah termasuk kedalam kategori perangkat Input yaitu yang memberikan masukan informasi kepada Arduino
tentang situasi di sekitar, contohnya sensor gerak, sensor suhu, sensor ultrasonik, sensor cahaya, RFID, Fingerprint, Infrared dan lainnya.
Sedangkan yang termasuk perangkat Output adalah perangkat yang berfungsi untk memperlihatkan indikator hasil dari suatu proses
yang diperintahkan kepada Arduino, contohnya adalah Display 7 Segment, Display LCD, Display LED. Perangkat Output lainnya
yang bukan berbentuk tampilan, tapi berupa penggerak atau pergerakan, contohnya Motor Servo, Motor DC Gearbox, Saklar Relay,
Selenoid Door Lock (Kunci Pintu) dan lainnya.
Motor atau Dinamo adalah perangkat Output yang paling sering digunakan
untuk membuat proyek dalam model Mobil dan bentuk Robot. Sedangkan Saklar Relay biasanya digunakan tentu saja untuk
saklar otomatis, seperti Home Scurity untuk menghidup-matikan lampu dan peralatan listrik, saklar otomatis
menghidup-matikan sepeda motor ataupun mobil dan lainnya.
Pemanfaatan Perangkat Sensor sebagai Perangkat Input dan Pemanfaatan Perangkat Output akan dipelajari satu persatu,
lalu nantinya akan digabung dalam bentuk membuat sebuah Proyek Arduino, dan di Level 3 ini perserta siswa-siswa
akan diberikan kesempatan untuk membuat Puluhan Hinga Seratus Lebih Proyek Arduino sesuai dengan kemauan dan
tentusaja kemampuan dalam penguasaan materi-materi yang diajarkan.

Akhirnya Stekom akan menjamin bahwa nantinya
setelah mulai mempelajari Teknik Robotik ini para siswa-siswa akan sibuk menggunakan Komputer, Laptop ataupun HP nya
bukan untuk sekedar main Game, Medsos ataupun menonton, tapi kelak para siswa akan sibuk menggunakan
Laptop, komputer atau HP nya untuk belajar, berlatih, berkarya mempelajari meningkatkan keterampilannya dalam bidang
Teknik Robotika. Tentu saja hal ini jauh lebih bermanfaat.
Setelah menyelesaikan Level 3, Teknik Robotika Dasar, dengan pengalaman membuat puluhan hingga seratus lebih
Proyek Robotika, para peserta siswa-siswi diharapkan memiliki peningkatan dalam hal Pengetahuan, Keterampilan dan Kreativitas
di bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) khususnya Teknologi Komputer dan Robotika. Maka di Level 4 ini,
Teknik Robotika Advanced (Lanjutan) dan IOT, kita akan melihat pengembangan-pengembangan pemanfaatan teknologi
Robotika untuk Pemanfaatan di Lingkungan Hidup dan Masyarakat saat ini.
Kalau Teknik Robotika sudah ada penjelasan
sebelumnya secara lengkap pada Level 3, dan pada Level Lanjutan ini kita dikenalkan dengan Teknologi IOT atau
Internet Of Thing, yaitu suatu Teknologi atau Program dimana sebuah objek (perangkat) memiliki kemampuan
untuk mentransmisikan atau mengirimkan data melalui jaringan tanpa menggunakan bantuan perangkat komputer dan manusia.
Perhatikan kata-kata terakhir "Tanpa menggunakan bantuan perangkat komputer dan manusia", artinya perangkat IOT ini
harus dapat berdiri sendiri. Hal ini kita sebut dengan Smart Device (Perangkat Pintar).
Sebenarnya pada Level 3
kita sudah membuat perangkat pintar yang bisa "Berfikir Sendiri" tanpa bantuan komputer dan manusia, yaitu Mobil
Line Follower, Mobil Avoidance ataupun yang berbentuk Robot. Tapi hal tersebut masih bersifat internal, artinya kemampuan
perangkat tersebut hanya terbatas pada lingkup dirinya sendiri, tanpa "Mengirimkan Data/Laporan" kepada kita.
Contoh: kita sudah bisa membuat Robot Mobil pada Teknik Robotik Dasar, lalu kita kembangkan ke tingkat Advanced menjadi
Robot Pengantar Makanan yang dikendalikan melalui Wifi oleh operator, lalu dikembangkan lagi ke tingkat IOT
menjadi Robot Perawat Mandiri yang dapat melayani kebutuhan Makanan atau Obat Pasien.
Contohnya lagi begini, misal kita sudah membuat Peralatan Aduino Dasar berupa Peringatan Banjir berbasis Sensor dengan 8 sensor ketinggian air,
dan output berupa Sirene, artinya bila air mencapai level tertentu maka Sirene akan menyalakan kode Level. Selanjutnya
kita mengembangkan ke tingkat Arduino Advanced dengan menambahkan fasilitas SMS, artinya Perangkat akan mengirimkan
SMS kepada pihak tertentu menginformasikan level ketinggian air, atau setiap masyarakat bisa mengirim SMS ke nomor
Perangkat untuk mengetahui level ketinggian air sungai. Sampai level advanced ini perangkat sudah bermanfaat
dan bisa diakses oleh semua masyarakat yang ingin mengetahui level air sungai. Nah sekarang kita kembangkan lagi
perangkat kita ke Tingkat IOT, sehingga perangkat bisa mengirimkan (melaporkan) data level air sungai setiap jam nya
ke server data kita, sehingga dengan demikian berdasarkan data yg dikirimkan tersebut kita bisa mengetahui
Grafik Naik Turun Air Sungai, bila kita bisa mendapatkan data selama 1 tahun, maka kita bisa melihat Grafik Level Air
Sungai selama setahun sehingga kita bisa memperkirakan ataupun mengantisipasi kemungkinannya terjadinya banjir.
Jadi bisa jadi fungsi suatu perangkat tetap sama, tetapi manfaat yang dihasilkannya bisa bertambah besar apabila
kita meningkatkan sistemnya ke tingkat yang lebih tinggi.
Disinilah, di Level 4 ini akan dipelajari bagaimana
mengingkatkan kapasitas akses manfaat dari suatu perangkat yang sudah kita pelajari untuk naik ke tingkat
Advanced dan ke Tingkat IOT.
Level 4 ini adalah Akhir dari Materi Teknik Komputer dan Robotika,
Dan karena ini adalah Level Akhir, maka akan ada semacam Proyek Akhir nantinya
yang harus dibuat oleh peserta, baik perorangan ataupun kelompok untuk membuat sebuah perangkat yang bisa bermanfaat
bagi sekolah ataupun masyarakat umum.
Untuk dapat menyalurkan minat masyarakat, khususnya generasi muda, dengan jenjang pendidikan
minimal adalah SMP Sederajat, maka STEKOM membuka kelas Teknik Komputer dan Robotika ini
dalam beberapa waktu, mulai dari Pagi, Siang, Sore dan Malam hari. Kelas Pagi di Khususkan
bagi para Tamatan Sekolah yang belum melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi, yang
memiliki waktu luang.
Waktu Belajar:
> Jam 09.00 s/d 12.00. (Pagi hari)
> Jam 13.00 s/d 15.00. (Siang hari)
> Jam 15.30 s/d 17.30. (Sore hari)
> Jam 19.30 s/d 21.30. (Malam hari)
Jumlah pertemuan: 3 X Seminggu
Periode Belajar selama 3 Bulan untuk setiap Level, hingga mencapai 4 Level
atau 4 Triwulan yaitu selam 1 Tahun.
Ada kata-kata bijak mengatakan bahwa 'Pengalaman adalah Guru yang Terbaik'.
Karenanya STEKOM Soppeng memilih Instruktur dan Pengajar yang berpengalaman
dari kalangan Profesional maupun Akademisi, khususnya yang selama ini dikenal
aktif dalam bidang Teknologi Komputer dan Sistem Informasi. Artinya yang akan
mengajarkan materi 'Perbaikan Komputer' nantinya adalah benar-benar seorang
Teknisi Komputer. Karenanya pola Praktikumnya adalah Real Case Study yang
mengacu kepada pengalaman dilapangan, atau situasi dan kondisi sebenarnya.
Kurikulum yang digunakan adalah Kurikulum Teknik Elektronika, Teknik Komputer,
Teknik Pemrograman dan Sistem Informasi dan Teknik Jaringan, serta
dilengkapi dengan Kurikulum Teknik ROBOTIKA yang di desain oleh Tim ROBOTIKA STEKOM.
Kurikulum sewaktu=waktu bisa berubah disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan di
masyarakat.
Beberapa sarana praktikum yang akan disiapkan dalam pelatihan antara lain
Praktikum Elektronika dan Pengukuran serta Praktikum Hardware Komputer, yang
nantinya akan dilaksanakan pada pembelajaran Level1. Selanjutnya Praktikum Pemrograman,
Jaringan Lokal, Praktikum Jaringan Wireless, Praktikum Jaringan P2P (Point to Point)
yang nantinya akan dilaksanakan pada Level2, sedangkan Praktikum Pemrograman Robotik dan
Internet serta Hosting akan dilaksanakan pada Level3 dan Level4.
Khusus Level1, Level2 nantinya
akan menggunakan Ruangan Lab Hardware yang khusus disiapkan untuk kegiatan Teknisi
Komputer dan Jaringan, sedangkan Level3 dan Level4 nantinya akan menggunakan Ruangan Lab Software.
Pelaksanaan Program Pendidikan Komputer Terpadu 1 Tahun ini dibagi menjadi
4 jenjang atau 4 level keahlian. Peserta harus mengikuti pendidikan mulai
dari level pertama yaitu 'Dasar Teknisi' lalu secara bertahap mengikuti
level selanjutnya. Setiap menyelesaikan pelatihan setiap level, STEKOM Soppeng
akan memberikan Sertifikasi atas jenis pelatihan yang telah diselesaikan.
Setiap
jenjang atau level pelatihan dilaksanakan selama 3 bulan, sehingga total pelatihan
untuk 4 jenjang pelatihan diperkirakan selama 1 tahun.
Biaya Pelatihan :
Rp.225.000,- /bulan (Promo s/d 31 Desember 2024).